SEO Services & ToolsSubmit Express

promotion

perbedaan virus, worm, trojan , backdoor, malware. spyware

kembali lagi setelah lama tidak memposting, hehehe, oke para sobat blogger sekalian kali ini saya akan mencoba sharing ilmu yang saya temukan, yaitu perbedaan antara virus, worm, trojan, backdoor, malware, spyware,......
oke gan langsung aja deh:

VIRUS :
oke gan yang pertama adalah virus, virus sendiri adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya atau kerennya ngloning gan, dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dari dirinya ini ke program atau dokumen lain gan, jika sobat blogger sadari, virus komputer dapat merusak (dokumen yang telah disinggahinya tadi), dapat membuat kita yang menggunakan komputer merasa terganggu, ataupun tidak minumbulkan efek sama sekali


virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer, tapi tidak dapat secara lengsung merusak sitem tersebut, biasanya gan yang sering terjadi beginian adalah pada keluarga windows, iya gag gan?
efek negatif yang ditimbulkan sendiri adalah yaitu memperbanyak dirinya tersebut sehingga membuat sumber daya pada CPU kita berkurang, seperti (CPU time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan, katanya nih hampir 95% virus adalah virus komputer yang berbasi sistem operasi windows, lha sisanya?, 2% pada GNU/ linux, 1% menyerang mac OS 9, 2% lain menyerang pada sistem operasi lainnnya!..

contoh dari virus sendiri adalah: worm, trojan (yang terkenal saat ini, heheheh)

WORM :
nah sedangkan worm sendiri adalah jenis virus yang tidak menyerang/ menginfeksi progarm lainnya, si worm nih membuat copy-an dari dirinya (ada mesin fotocopy-nya kali, heheheehe)
sendiri dan menginfeksi komputer lainnya, akan teapi nih si worm dapat mengubah bahkan merusak file dan program

TROJAN :
nah nih virus mungkin yang banyag kita dengar dari orang2 nih biasanya "he, kompku kenek "TROJAN" iki yak po ngilangine", pernahkah anda mengdengar seperti itu, heheheh
trojan merupakan replika atau duplikat virus, mengapa trojan dikategorikan sebagai virus?, karna sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada komputer, sifat trojan adalh mengontrol secara otomatis pada sebuah komputer, bahkan beberapa trojan difungsikan membuka komputer agar dapat dikendalikan dari jauh

BACKDOOR :Backdoor atau "pintu belakang", dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai back door.

Backdoor pada awalnya dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi. Salah satu contoh dari pernyataan ini adalah ketika Kenneth Thompson (salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah program proses login pada tahun 1983 ketika memperoleh Turing Award), selain program login umum digunakan dalam sistem operasi UNIX dengan menggunakan bahasa pemrograman C, sehingga ia dapat mengakses sistem UNIX yang berjalan di dalam jaringan internal Bell Labs. Backdoor yang ia ciptakan itu melindungi dirinya dari pendeteksian dan pembuangan dari sistem, meskipun pengguna berhasil menemukannya, karena memang backdoor ini membuat dirinya sendiri kembali (melakukan rekompilasi sendiri).

Beberapa pengembang perangkat lunak menambahkan backdoor ke dalam program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan). Sebagai contoh, sebuah backdoor dapat dimasukkan ke dalam kode di dalam sebuah situs belanja online (e-commerce) untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk di antaranya adalah kartu kredit.

Istilah backdoor sekarang digunakan oleh hacker-hacker untuk merujuk kepada mekanisme yang mengizinkan seorang peretas sistem dapat mengakses kembali sebuah sistem yang telah diserang sebelumnya tanpa harus mengulangi proses eksploitasi terhadap sistem atau jaringan tersebut, seperti yang ia lakukan pertama kali. Umumnya, setelah sebuah jaringan telah diserang dengan menggunakan exploit (terhadap sebuah kerawanan/vulnerability), seorang penyerang akan menutupi semua jejaknya di dalam sistem yang bersangkutan dengan memodifikasi berkas catatan sistem (log) atau menghapusnya, dan kemudian menginstalasikan sebuah backdoor yang berupa sebuah perangkat lunak khusus atau menambahkan sebuah akun pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator jaringan atau administrator sistem tersebut. Jika kemudian pemilik jaringan atau sistem tersebut menyadari bahwa sistemnya telah diserang, dan kemudian menutup semua kerawanan yang diketahui dalam sistemnya (tapi tidak mendeteksi adanya backdoor yang terinstalasi), penyerang yang sebelumnya masih akan dapat mengakses sistem yang bersangkutan, tanpa ketahuan oleh pemilik jaringan, apalagi setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai pengguna yang sah di dalam sistem atau jaringan tersebut. Dengan memiliki hak sebagai administrator jaringan, ia pun dapat melakukan hal yang dapat merusak sistem atau menghilangkan data. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan instalasi ulang terhadap sistem atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari backdoor.

Ada beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menginstalasikan backdoor, seperti halnya beberapa Trojan horse, tetapi yang populer adalah Netcat, yang dapat digunakan di dalam sistem operasi Windows ataupun UNIX.

MALWARE :
‘Malware” adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating sistem.
Contoh dari malware adalah Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan rootkit .

SPYWARE :

Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu.
Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account.
Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-matai oleh si spyware.
Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yang muncul akan menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah istilah untuk spyware yang begini.
Penyebaran spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yang dipakai belum diregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri ke internet, jalankan flashget yang belum diregister, cuekin computer beberapa saat, pasti muncul jendela internet explorer yang menampilkan iklan suatu situs.

oke gan, mungkin ini ilmu yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat buat semua
komeng gan,.....

3 komentar:

semua ada mengatakan...

gila artikelnya panjang banget, tapi bermanfaat gan , haha , pengen belajar jadi hacker habis baca itu tadi :D , haha Semua Ada

tr@visb4rk3r mengatakan...

thank's gan, memang agak bnyag pengertiannya yg ane tahu,

mungkin ane bkal ngepost script virus by notepad
hehehe

Keylogger Spy Software mengatakan...

Saya telah mencari perbedaan antara malware, spyware dan virus dan Anda telah benar-benar membantu saya dengan berbagi ini, tapi aku tidak bisa memahami perbedaan antara freeware dan shareware. Apakah Anda tahu ini??

Posting Komentar

Translate

Daftar download software

Pengikut